RAEBESINEWS.COM – Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran menegaskan pentingnya budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan dan keindahan desa.
Ia mengingatkan bahwa gotong royong bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan cerminan rasa kebersamaan dan solidaritas sebagai warga desa.
Dalam sebuah pernyataan tegas, Bupati yang akrab disapa SBS ini mengatakan bahwa setiap warga desa harus menjadikan kegiatan membersihkan lingkungan sebagai bagian dari budaya hidup bersama.
Baca Juga: Kepala Desa Tesa Pimpin Kerja Bakti Massal, Wujudkan Desa Bersih dan Sehat
“Jadikan gotong royong membersihkan desa sebagai budaya gotong royong di masing-masing desa. Penduduk yang tidak berpartisipasi tidak perlu mendapat bantuan dari pemerintah dalam bentuk apapun karena tidak memiliki rasa kekeluargaan dan kebersamaan sebagai warga desa,” tegas dr. Stefanus Bria Seran.
Pernyataan ini disampaikan dalam konteks kampanye kebersihan desa yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Malaka.
Menurut SBS, kebersihan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: Masyarakat Umakatahan Antusias Sambut Pembentukan Koperasi Merah Putih
Disiplin Sosial sebagai Fondasi Kemajuan Desa
Bupati SBS menilai, partisipasi aktif warga dalam kegiatan gotong royong menjadi indikator penting dalam membangun desa yang maju dan mandiri. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir sikap apatis atau acuh tak acuh terhadap kepentingan bersama.
“Kalau orang tidak mau gotong royong, itu artinya dia tidak peduli terhadap tetangganya, terhadap desanya. Masa pemerintah bantu orang yang tidak peduli?” ujar SBS dengan nada serius.
Kebijakan ini, lanjut SBS, juga bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial serta memperkuat ikatan kekeluargaan antarsesama warga.
Baca Juga: Bupati Malaka Serukan Persatuan: Jangan Adu Domba Pemimpin!
Menuju Desa Bersih dan Sehat
Program gotong royong berskala desa akan digelar rutin setiap bulan, melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari kepala desa, tokoh adat, kaum muda, hingga ibu-ibu rumah tangga. Pemerintah Kabupaten Malaka juga tengah menyiapkan insentif khusus bagi desa-desa yang aktif menjaga kebersihan dan lingkungan.
Dengan penegasan ini, Pemerintah Kabupaten Malaka berharap tumbuhnya semangat kolektif untuk menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan harmonis.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











