RaebesiNews.com – Dalam semangat kebersamaan dan gotong royong, Kepala Desa Harekakae memimpin langsung kegiatan kerja bakti membersihkan fasilitas umum di Dusun Kasulfa B, Kamis (25/7). Kegiatan ini melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang dengan sukarela bergabung untuk membersihkan dua titik utama: PAUD Melati dan Polindes (Pondok Bersalin Desa).
Kerja bakti dimulai sejak pagi hari. Warga, baik laki-laki maupun perempuan, bahu-membahu membersihkan lingkungan, mencabut rumput liar, menyapu halaman, memperbaiki saluran air, dan menata ulang fasilitas sederhana di sekitar lokasi.
Kepala Desa Harekakae menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap fasilitas publik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
“Kalau kita ingin PAUD dan Polindes ini tetap bersih, nyaman, dan berfungsi maksimal, maka kita semua harus turut ambil bagian merawatnya. Tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan atau perangkat desa saja,” tegasnya saat memberi arahan sebelum kegiatan dimulai.
Menurutnya, PAUD Melati adalah tempat anak-anak usia dini menimba ilmu dan membentuk karakter, sedangkan Polindes menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak. Keduanya memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia di desa.
Aparat desa yang turut hadir, mulai dari kepala dusun, RT/RW, hingga kader PKK, tampak aktif mengarahkan warga dalam proses pembersihan. Sementara para pemuda terlihat antusias membantu mengangkat barang dan merapikan bagian luar bangunan.
Salah satu warga, Mama Yohana Berek, menyampaikan rasa senangnya bisa ikut kerja bakti bersama.
“Kami senang karena kegiatan seperti ini menyatukan kami. Bukan hanya bersih-bersih, tapi juga mempererat hubungan antara warga dan pemerintah desa,” ujarnya.
Kerja bakti ini rencananya akan menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan, terutama di fasilitas publik seperti sekolah, posyandu, dan tempat ibadah. Pemerintah Desa Harekakae berkomitmen menjadikan budaya gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun desa secara berkelanjutan.
Di tengah tantangan modernisasi dan individualisme, semangat gotong royong seperti yang terlihat di Dusun Kasulfa B hari ini menjadi angin segar, bahwa semangat kebersamaan masih hidup dan terus menyala di desa-desa Indonesia.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











