Daerah  

Bank Jatim Suntik Modal Rp100 Miliar, Resmi Jadi Pemegang Saham Pengendali Kedua Bank NTT

Screenshot 20250905 093914 Chrome 590693194

RAEBESINEWS.COM – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur atau Bank Jatim resmi bergabung sebagai pemegang saham pengendali kedua (PSP) Bank NTT setelah menyetor modal senilai Rp100 miliar.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat permodalan Bank NTT agar sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai modal inti minimum sebesar Rp3 triliun.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga pemegang saham pengendali pertama Bank NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, memastikan tambahan modal dari Bank Jatim telah mendapat persetujuan OJK.

Baca Juga: 100 Brimob NTT Diterbangkan ke Jakarta, Ada Apa?

“Dengan tambahan Rp100 miliar, Bank NTT kini semakin solid karena modal inti minimum Rp3 triliun sudah disetujui OJK,” kata Gubernur Melki dalam jumpa pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Gedung Sasando, Kamis (4/9/2025).

Komisaris Baru Disetujui, Direksi Menyusul

Selain penguatan modal, Melki menyebut OJK juga telah menyetujui dua nama komisaris baru Bank NTT. Sementara itu, proses penambahan struktur direksi sedang dalam tahap akhir.

“OJK sudah memberi sinyal positif sehingga dalam waktu dekat penambahan jajaran direksi akan segera rampung,” ujarnya.

Baca Juga: Kejari Atambua Tahan Dua Tersangka Korupsi Septic Tank Rinhat, Publik Tunggu Langkah Lanjutan

Ia menegaskan, penambahan komisaris dan direksi merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola Bank NTT.

Evaluasi kinerja pengurus baru akan dilakukan dalam enam hingga sembilan bulan mendatang.

Dukungan Pemegang Saham

Gubernur Melki menambahkan, seluruh pemegang saham sepakat menunggu finalisasi OJK sebelum memutuskan penetapan direksi utama, jajaran direksi lain, maupun komisaris yang tersisa.

Baca Juga: Patut Diapresiasi: Ketua DPRD Malaka Tunjukkan Jiwa Pemimpin Saat Terima Massa Aliansi Revolusi Malaka

“Bank NTT adalah milik kita bersama. Dengan dukungan semua pemegang saham, saya optimis Bank NTT tidak hanya sehat secara keuangan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi motor penggerak ekonomi di Nusa Tenggara Timur,” tegasnya.

RUPS Digelar Hybrid

RUPS LB Bank NTT digelar secara hybrid dari Gedung Sasando, Kupang. Pemegang saham dari daratan Timor hadir langsung, sementara pemegang saham dari kabupaten lain mengikuti secara online.

Acara tersebut turut dihadiri Komisaris Independen Bank NTT Frans Gana, Plt Direktur Utama Yohanis Lambu Praing, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Hilarius Minggu, serta Direktur Kepatuhan Christofel Adoe, bersama Wali Kota Kupang, Bupati TTU, Bupati Malaka, dan Bupati TTS.***

Baca Juga: Janji yang Terpenuhi, Wabup HMS Tinjau Pengeboran Air Bersih di Rabasa Haerain

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *