Prabowo Resmikan Proyek Migas Forel dan Terubuk: Hemat Triliunan dan Perkuat Ekonomi Nasional

Screenshot 20250517 204921 79942031

RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan produksi perdana dua lapangan minyak dan gas (migas) strategis, Forel dan Terubuk, yang dikelola oleh Medco E&P Natuna, pada Jumat (16/5/2025).

Peresmian dilakukan melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta.

Dua proyek migas ini menjadi tonggak penting dalam upaya mencapai swasembada energi nasional.

Baca Juga: Kejar Target 127 Koperasi Merah Putih, Dinas Koperasi Malaka Tak Kenal Hari Libur

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa produksi migas domestik dapat memberikan manfaat ekonomi yang besar, termasuk penghematan triliunan rupiah serta mengurangi ketergantungan pada energi impor.

Prabowo menyebut bahwa kemandirian energi akan memperkuat ekonomi nasional. Menurutnya, dengan mengurangi impor energi, Indonesia bisa menghemat hingga puluhan miliar dolar AS atau setara dengan ratusan triliun rupiah.

“Uang kita tidak perlu lagi mengalir ke luar negeri. Ekonomi kita akan lebih kuat, dan dana itu bisa dinikmati oleh rakyat,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Malaka Apresiasi Pemerintahan SBS HMS Perbaiki Jalan Rusak, Soroti Kondisi Jalan Welaus

Presiden juga mengapresiasi pencapaian proyek ini karena berhasil dikerjakan dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mendekati 100 persen.

Hal ini menunjukkan kemampuan putra-putri Indonesia dalam menguasai teknologi migas dan membangun industri energi nasional secara mandiri.

“Ini adalah keberhasilan anak bangsa. Saya bangga dengan kerja keras semua pihak, termasuk para teknisi dan pekerja lapangan,” tambahnya.

Baca Juga: Australia Dukung Keanggotaan Indonesia di OECD dan CPTPP, Perkuat Kerja Sama Indo-Pasifik

Lebih lanjut, Prabowo menekankan pentingnya ketahanan energi dan pangan sebagai pilar utama kemandirian suatu bangsa.

Ia menyatakan bahwa negara yang mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri akan lebih tangguh dalam menghadapi tantangan global.

“Bangsa yang swasembada energi dan pangan adalah bangsa yang kuat dan tidak mudah diintervensi oleh negara lain,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Malaka Dorong Ekonomi Desa Lewat Koperasi Merah Putih, Warga Desa Weoe Sambut Antusias

Di akhir pidatonya, Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada para pekerja migas yang telah berjuang di lapangan, jauh dari keluarga dan dalam kondisi menantang.

“Saudara-saudara adalah pahlawan energi. Kalian mengangkat harkat, martabat, dan kapasitas bangsa Indonesia,” ucapnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *