RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nahdlatul Ulama (NU), petani, dan buruh telah memberinya keberanian untuk bersikap tegas menghadapi berbagai tantangan nasional.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB di Jakarta Convention Center, Rabu malam (23/7/2025).
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa dukungan moril yang datang dari para kiai NU serta elemen rakyat seperti petani dan buruh menjadi energi penting bagi dirinya dalam mengambil keputusan yang berani dan berpihak pada keadilan.
Baca Juga: HUT RI ke-80, Prabowo Luncurkan Logo Bertema Persatuan Abadi Menuju Indonesia Maju
“Terima kasih PKB. Malam ini kalian telah menyuntikkan keberanian ke saya. Ketika saya capek, lesu, kalian datang memberi semangat baru,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan para kader PKB.
Prabowo bahkan sempat mengaku ingin memberikan pidato singkat, namun suasana penuh semangat dan dukungan dari peserta acara membuatnya tergerak untuk berbicara lebih banyak.
“Tadinya saya mau pidato singkat saja. Tapi melihat semangat kalian malam ini, saya harus bicara dari hati. Karena sudah disuntik keberanian oleh PKB dan NU,” lanjutnya.
Baca Juga: HUT ke-80 RI, Presiden Prabowo Ajak Seluruh Rakyat Kibarkan Bendera Merah Putih di Mana Pun Berada
Menurut Prabowo, dengan kehadiran PKB dan NU yang berdiri di belakangnya, serta dukungan penuh dari kalangan petani dan buruh, tidak ada alasan untuk merasa takut menghadapi tantangan bangsa.
“PKB, NU di belakang saya. Petani di sebelah sini, buruh di situ. Kenapa harus gentar?” tegasnya.
Lebih jauh, Presiden Prabowo juga menyentil para pelaku ekonomi yang masih melakukan praktik curang. Ia menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan bisnis dan kepatuhan terhadap pajak.
Baca Juga: Di Hadapan Perwira Muda, Prabowo: Sumpahmu Bukan Formalitas, Tapi Komitmen Hidup
“Saya sebenarnya ingin damai. Tapi saya sudah beri peringatan berkali-kali: bersihkan diri, bisnis yang benar, bayar pajak yang jujur. Jangan akali rakyat,” ujarnya.
Prabowo mencontohkan bentuk kecurangan yang ia maksud, seperti pengurangan isi botol minyak goreng dan pengemasan ulang beras bersubsidi. Ia menilai tindakan semacam itu sebagai pencurian hak rakyat.
“Kurangi isi minyak goreng, repack beras subsidi? Itu mencuri dari rakyat. Kita tidak boleh diam,” tegas Prabowo.
Baca Juga: Farah Eldiba, Putri Purwakarta Resmi Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Remaja Polri
Acara Harlah ke-27 PKB tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, tokoh-tokoh NU, serta ribuan kader dan simpatisan PKB dari berbagai daerah.
Dalam momen tersebut, PKB menegaskan kembali komitmennya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





