RAEBESINEWS.COM – Papan interaktif digital atau Smart Board yang diberikan pemerintah ke SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta mendapat apresiasi dari para guru.
Kehadiran teknologi ini dinilai mempermudah proses belajar-mengajar, khususnya bagi siswa tunanetra.
Guru SLB-A Pembina, Fahmi Budiansyah, mengaku terkesan dengan fitur aksesibilitas yang tersedia di perangkat tersebut.
Baca Juga: Bill Gates Terima Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo di New York
Menurutnya, teknologi ini membantu siswa mengakses materi sekaligus memudahkan guru dalam memantau perkembangan belajar anak-anak berkebutuhan khusus.
“Papan interaktif digital ini sudah dilengkapi fitur aksesibilitas. Misalnya, ada pembaca layar yang bisa digunakan anak-anak tunanetra untuk mengakses materi pembelajaran,” ujarnya pekan ini di Jakarta.
Fahmi menjelaskan, smart board dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan belajar, mulai dari kuis, pencarian materi berbentuk video dan audio, hingga fitur screen share yang memungkinkan beberapa perangkat siswa tersambung ke layar sekaligus.
Baca Juga: Prabowo Raih Standing Ovation Usai Delapan Kali Disambut Tepuk Tangan di Sidang Umum PBB
“Anak-anak bisa bermain kuis, mencari materi, atau menampilkan layar laptop mereka ke papan interaktif. Dengan begitu, guru lebih mudah memonitoring kegiatan siswa,” katanya.
Awalnya sempat kesulitan, Fahmi kemudian menemukan sistem papan digital ini serupa dengan Android sehingga terdapat fitur pembaca layar. Hal itu membuat siswa tunanetra bisa menggunakan aplikasi, termasuk YouTube, secara mandiri.
Fahmi menuturkan pengalaman menarik ketika salah satu siswanya, Gres, mengalami kerusakan pada laptop.
Baca Juga: Prabowo Sampaikan Pesan Perdamaian dan Aksi Nyata Indonesia di Sidang Umum PBB
Dengan menghubungkan perangkat ke smart board, Gres tetap dapat melanjutkan kegiatan belajar.
“Permasalahan siswa bisa diatasi melalui papan interaktif ini,” ujarnya.
Fahmi menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian pemerintah terhadap pendidikan disabilitas.
Baca Juga: Di Panggung PBB, Prabowo Tantang Doktrin Kuno: “Right Must Be Right”
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo karena telah peduli pada sekolah luar biasa, khususnya untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Negara maju adalah negara yang memperhatikan aksesibilitas pendidikan,” ungkapnya.
Ia berharap fasilitas serupa dapat diberikan merata ke semua jenjang pendidikan di SLB, mulai dari TKLB, SDLB, SMPLB hingga SMALB.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





