MBG Tuai Sorotan Positif di Jepang, Yomiuri Shimbun Bahas Penggunaan Bahan Lokal dan UMKM Indonesia

IMG 20251121 WA0018 2544093012

RAEBESINEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat perhatian internasional.

Setelah dipaparkan dalam Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB pada Oktober lalu, program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu kini dibahas oleh harian terbesar di Jepang, Yomiuri Shimbun.

Dalam edisi Senin, 17 November 2025, Yomiuri Shimbun memuat laporan khusus berjudul “Makan Siang Sekolah Tantangan Indonesia”, yang mengulas tujuan, pelaksanaan, hingga tantangan MBG di lapangan.

Baca Juga: Diresmikan Prabowo, Perawat Harap Makin Banyak Masyarakat Bisa Dilayani RS Jantung Berteknologi Canggih

Program tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan gizi anak-anak, ibu hamil, serta balita, sekaligus membantu menekan angka stunting di Indonesia.

“Di Indonesia, program makan siang sekolah mulai mendapat perhatian sebagai upaya meningkatkan kesehatan anak dan mendukung proses belajar mereka. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi,” tulis media tersebut.

Yomiuri Shimbun menilai bahwa kendala terbesar MBG saat ini adalah memastikan distribusi makanan bergizi secara merata hingga ke wilayah terpencil, serta keberlanjutan pembiayaan jangka panjang.

Baca Juga: Pianis Cilik Usia 10 Tahun Curi Perhatian Prabowo Saat Peresmian RS di Solo

Koran itu juga mencatat bahwa sejumlah sekolah dasar belum memiliki dapur layak untuk penyediaan makan siang.

Akibatnya, makanan sering dibawa dari luar sekolah atau dimasak di fasilitas sederhana.

Artikel tersebut menyoroti langkah pemerintah Indonesia yang mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal dalam implementasi MBG.

Baca Juga: Resmikan RS KEI hingga Jembatan Kabanaran, Prabowo Ungkap Pesan Penting yang Jadi Sorotan

Bahan makanan diambil dari petani, nelayan, dan pelaku UMKM daerah sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

 

Yomiuri Shimbun turut membandingkan MBG dengan sistem makan siang sekolah Jepang, kyushoku, yang sudah lama dikenal sebagai model sukses dalam meningkatkan kesehatan anak, memperkuat edukasi gizi, serta menanamkan kebiasaan makan yang baik sejak dini.

“Banyak pihak berharap program ini dapat berkembang seperti di Jepang, negara yang memiliki sistem makan siang sekolah yang sangat baik,” tulis media tersebut.

Baca Juga: Momen Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Korbankan Waktu Belajar Demi Sambut Presiden

Laporan itu disertai sejumlah foto, antara lain:

1. Murid sekolah dasar di Indonesia yang tengah menikmati makan siang bersama,

2. Potret anak-anak yang antusias menikmati sayuran,

3. Aktivitas petugas di dapur besar yang menyiapkan makanan untuk siswa setiap hari.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *