Prabowo Tegaskan Direksi BUMN Harus Bersih dan Kompeten: Tak Sanggup Mengabdi, Mundur Saja

IMG 20260112 WA0046 729278878

RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan seluruh jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) wajib bekerja secara jujur, bersih, dan berorientasi penuh pada kepentingan rakyat. 

Direksi yang tidak sanggup menjalankan amanah tersebut diminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Penegasan itu disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan di Kalimantan Timur, Senin (12/1).

Baca Juga: 166 Sekolah Rakyat Diresmikan Presiden Prabowo, Kepala Bakom RI Tegaskan Negara Hadir untuk Anak Miskin Ekstrem

Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti masih lemahnya tata kelola dan integritas di sejumlah BUMN. Ia menilai persoalan tersebut berakar pada kualitas kepemimpinan yang belum optimal di tingkat direksi.

Menurut Prabowo, tidak sedikit direksi BUMN yang dinilai tidak kompeten dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. 

Kondisi tersebut berdampak langsung pada kinerja perusahaan, bahkan menyebabkan sejumlah BUMN mengalami kerugian besar.

Baca Juga: Becak Listrik Bantuan Prabowo Jadi Harapan Baru Penarik Becak Lansia di Trenggalek

“Terlalu banyak pengalaman kita. Direksi-direksi BUMN, saya katakan saja, tidak baik. Saya tugaskan Kepala Danantara dan beberapa menteri untuk membersihkan semua BUMN. BUMN sangat banyak, banyak yang rugi,” ujar Prabowo.

Presiden juga mengaku geram terhadap praktik sejumlah direksi BUMN yang tetap meminta tantiem meskipun perusahaan yang mereka kelola mengalami kerugian. 

Menurutnya, tindakan tersebut tidak mencerminkan tanggung jawab dan rasa malu sebagai pengelola kekayaan negara.

Baca Juga: Presiden Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat Gratis hingga 2029, Tampung 500 Ribu Anak Miskin

“BUMN sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu. Kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Banyak yang siap menggantikan,” tegasnya.

 

Prabowo menekankan bahwa memimpin BUMN bukanlah sekadar jabatan, melainkan bentuk pengabdian kepada negara dan rakyat. Karena itu, ia memastikan pemerintahannya berkomitmen penuh untuk membenahi tata kelola BUMN secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa BUMN harus diisi oleh sosok-sosok yang berintegritas, profesional, dan memahami bahwa seluruh kekayaan negara wajib dikelola dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Dari Ancaman Krisis ke Surplus Beras, Prabowo: Indonesia Kini Berdiri di Atas Kaki Sendiri

“Untuk mengisi kemerdekaan, kita harus mengelola sumber daya dan sumber-sumber kekayaan kita. Kita harus menjalankan misi itu dengan rasa tanggung jawab,” pungkas Prabowo.***

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *