Daerah  

Kadis PUPR Malaka Gandeng Kepala BBWS NT II Tinjau Titik Kritis Infrastruktur Air dan Irigasi

Screenshot 20250523 151942 Gallery 208691046

RAEBESINEWS.COM – Penjabat Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Malaka, Lorens Haba, menggandeng Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BBWS NT II), Parlinggoman Simanungkalit, beserta jajaran satuan kerjanya untuk meninjau langsung sejumlah titik infrastruktur sumber daya air yang dinilai krusial untuk segera ditangani.

Titik-titik yang dikunjungi meliputi mata air Weliman, Bendung Benenain, Tanggul Umaau di Desa Haitimuk, serta Kali Motamasin yang berada tepat di kawasan perbatasan dengan Timor Leste, dekat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin.

Baca Juga: Jalan Longsor di Rinhat Ditangani, Dinas PUPR Malaka Pasang Dinding Penahan dan Obrik

Potensi Besar di Mata Air Weliman

Kunjungan dimulai di mata air Weliman, di mana Kepala BBWS NT II menyoroti potensi debit air yang besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan volume penampungan eksisting.

“Debit air di Weliman sangat besar, namun daya tampungnya masih kecil. Kami akan melakukan rehabilitasi infrastruktur penampungan dengan menambah kapasitas volume tampung, sehingga mampu menyuplai air ke lahan pertanian secara lebih efisien,” jelas Simanungkalit.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan lokal melalui optimalisasi sistem irigasi gravitasi yang bersumber dari mata air alami.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Malaka Kunjungi Dinas PUPR: Dorong Percepatan Infrastruktur di Dapil III, Soroti Jembatan Numponi

Pembenahan Struktur di Bendung Benenain

Rombongan kemudian meninjau Bendung Benenain, salah satu infrastruktur irigasi terbesar di Kabupaten Malaka. Di lokasi ini, Kepala BBWS NT II berkomitmen melakukan perbaikan mekanisme pintu utama bendung yang menjadi pengatur aliran air ke saluran irigasi sekunder dan tersier.

“Pintu utama akan kami benahi agar pengaturan debit dan distribusi air ke jaringan irigasi menjadi lebih presisi dan andal,” ujarnya.

Baca Juga: BBWS NT II Ambil Alih Penanganan Irigasi Rusak di Malaka: Harapan Baru bagi Petani

Tanggul Umaau: Kondisi Kritis, Butuh Penanganan Segera

Salah satu titik paling memprihatinkan adalah Tanggul Umaau di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman. Tanggul yang seharusnya melindungi area pertanian dari luapan air sungai tersebut telah jebol, menyisakan hanya tembok saluran bagian bawah.

“Kondisinya sangat kritis. Tahun ini akan kita tangani secara darurat. Untuk penanganan permanen, akan kita susun dalam anggaran tahun depan,” tegas Simanungkalit.

Ia juga menekankan bahwa penanganan cepat diperlukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut yang berpotensi merugikan ratusan petani di wilayah sekitarnya.

Baca Juga: BBWS Nusa Tenggara II Komit Tangani Irigasi dan Banjir di Malaka: Kunjungan Balasan yang Beri Harapan Baru

Tanggul Perbatasan Kali Motamasin: Sinergi untuk Keamanan dan Irigasi

Kunjungan ditutup di Kali Motamasin yang berada di kawasan strategis PLBN Motamasin. Tanggul di lokasi ini telah roboh dan menjadi ancaman serius tidak hanya bagi areal pertanian, tetapi juga terhadap keamanan wilayah perbatasan.

“Kami sudah menyerahkan proposal teknis dan hari ini Kepala BBWS NT II telah melihat langsung kondisinya. Ke depan, kita akan bangun kolaborasi yang intensif untuk membangun sistem irigasi yang terintegrasi dan tanggul pengaman banjir yang kuat di kawasan perbatasan ini,” kata Lorens Haba.

Dengan kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Malaka berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BBWS NT II dapat mempercepat perbaikan infrastruktur vital demi mendukung ketahanan pangan dan mitigasi bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *