RaebesiNews.com – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kegiatan sosialisasi Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah yang digelar oleh Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Malaka bersama jajarannya, Selasa (tanggal kegiatan, jika ada).
Bertempat di bawah tenda sederhana di wilayah Kobalima Timur, kegiatan ini menjadi langkah nyata mendorong peran serta masyarakat dalam mendukung pendidikan usia dini yang berkualitas.
Baca Juga: Bukan Sekadar SK: SBS Tempa CPNS di Tengah Genangan dan Terik
Kehadiran para Bunda PAUD desa, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, serta orang tua murid menunjukkan betapa pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama tumbuh kembang anak.
Dalam kegiatan ini, para peserta tampil anggun dengan balutan busana adat khas Timor, menandakan nilai budaya lokal yang tetap dijunjung tinggi dalam setiap aktivitas pembangunan di Malaka.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD menekankan bahwa program wajib belajar satu tahun pra sekolah bukan sekadar regulasi, melainkan panggilan moral untuk memastikan setiap anak di Malaka mendapatkan hak yang sama untuk belajar, bermain, dan berkembang sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“Pendidikan usia dini adalah kunci menciptakan generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter. Kami ingin setiap anak di Malaka, termasuk di pelosok seperti Kobalima Timur, mendapat kesempatan emas itu,” ungkapnya penuh semangat.
Sosialisasi ini juga menjadi ruang diskusi terbuka tentang pentingnya sinergi antara pemerintah desa, lembaga PAUD, dan orang tua dalam menyukseskan gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Peserta diajak memahami bahwa pendidikan bukan hanya tugas guru, tetapi tanggung jawab bersama.
Baca Juga: SBS-HMS: Duet Pemimpin Tanpa Rebutan Panggung, Beda Dengan yang Sudah Berlalu
Tak hanya penyampaian materi, suasana juga dihangatkan dengan sesi tanya jawab interaktif dan penyampaian testimoni dari beberapa orang tua yang sudah merasakan manfaat pendidikan pra sekolah bagi anak-anak mereka.
Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah yang diiringi sajian lokal. Beberapa warga mengaku bangga karena daerah mereka mendapat perhatian khusus dari Bunda PAUD Kabupaten.
“Kami senang sekali karena ibu-ibu dari kabupaten mau datang langsung ke desa kami. Ini bukti bahwa pendidikan anak-anak kami juga penting,” ujar Maria, salah satu peserta.
Baca Juga: Jelang Peluncuran MBG di Malaka HMS Tinjau Dapur Sehat di Belu
Sosialisasi ini merupakan bagian dari agenda rutin Bunda PAUD Kabupaten Malaka dalam rangka mempercepat pencapaian target layanan pendidikan anak usia dini yang inklusif, berkualitas, dan berbasis karakter.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











